Persiapan Kehamilan



     Sebelum berniat hamil, sebaiknya temui dokter untuk membicarakan secara seksama riwayat kesehatan Anda dan lakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan ini penting karena banyak penyakit yang pada awalnya tanpa gejala tapi dapat memperumit kehamilan nantinya. Diabetes, Hipertensi, Tumor pada panggul, serta Anemia adalah sebagian kecil penyakit yang biasanya mudah terdeteksi bila melakukan General Check Up secara komprehensif.

     Bila dokter menemukan suatu masalah kesehatan, umumnya bukan berarti Anda tidak dapat memperoleh anak. Namun, Anda tentunya ingin masalah tersebut terkendali sebelum mencoba untuk hamil. Perempuan hamil dengan banyak penyakit kronis seperti Diabetes akan lebih baik bila ditangani seorang dokter ahli kandungan (Obstetrician) yang mengkhususkan diri dalam menangani kehamilan beresiko tinggi.

     Pemeriksaan fisik prakehamilan juga merupakan saat yang baik untuk bertanya atau membicarakan berbagai kecemasan Anda dengan dokter. Tentang penyakit tertentu atau kelainan genetik yang terdapat pada keluarga Anda. Atau kalau usia Anda sudah diatas 35 dan khawatir mendapat anak dengan Down Syndrome atau kelainan bawaan lainnya. Mungkin Anda sudah pernah hamil sebelumnya dan mengalami masalah, misalnya keguguran dan khawatir hal itu terulang. Pembicaraan terbuka dengan dokter akan memberikan informasi yang dapat membantu Anda mendapatkan bayi yang sehat.

     Saat pemeriksaan fisik sebelum kehamilan, dokter biasanya akan memberikan resep asam folat. Bilamana memungkinkan, Anda harus mengonsumsinya minimal 1 bulan sebelum pembuahan hingga 3 bulan pertama kehamilan. Asam folat terbukti mencegah terjadinya kelainan lahir pada masa awal pertumbuhan janin (Neural Tube Defects)

     Masa sebelum pembuahan juga merupakan saat yang baik  untuk menganalisis ulang gaya hidup Anda. Apabila berat badan lebih dan ingin menguranginya, lakukanlah sebelum hamil. Karena ketika sudah hamil bukanlah saat yang tepat untuk berdiet. Apabila anda seorang perokok, berhentilah merokok. Perempuan yang merokok sewaktu hamil cenderung melahirkan bayi yang lebih kecil dibandingkan dengan yang bukan perokok, dan bayi mereka biasanya mengalami masalah pertumbuhan. Selain itu, ibu yang merokok lebih cenderung mengalami keguguran dan bayinya meninggal saat lahir.

     Jangan minum alkohol atau obat terlarang selama hamil. Apabila Anda sedang menggunakan obat-obatan dari resep atau yang dijual bebas, tanyakan pada dokter apakah Anda boleh tetap mengonsumsinya sebelum mencoba untuk hamil.

Related Posts:

0 Response to "Persiapan Kehamilan"

Posting Komentar